My Short Stories

Friday, November 15, 2013

Foto-foto Modifikasi Angkot

Tidak mau kalah dengan orang-orang di negara-negara maju seperti Amerika atau negara-negara Eropa yang memodifikasi mobilnya yang berharga mahal dan bermerek. Di Indonesia para supir angkot pun punya cara tersendiri untuk membuat mobil angkotnya menjadi keren. Walaupun hanya sekedar memberi tambahan warna dan gambar pada body mobilnya, itu sudah cukup untuk membuat mobil-mobil sederhana ini menjadi menarik. Hal ini mungkin adalah strategi marketing para supir angkot untuk menjaring penumpang. Ini dia beberapa foto-foto angkota yang telah mereka Modif :






















gambar angkot modifikasi keren








gambar angkot modifikasi keren


Gimana ?? Kereen kan ??
Read More

EFI (Electronic Fuel Injection)

A. PRINSIP KERJA EFI
   Sistem pengontrolan penginjeksian bahan bakar dewasa ini berkembang dengan pesat , terutama pada mesin bensin. Namun harus kita ingat bahwa tidak hanya kendaraan dengan bahan bakar bensin yang menggunakan sistem control injeksi. Sistem EFI dirancang untuk mengukur jumlah udara yang diisap dan untuk mengontrol penginjeksian bahan bakar yang sesuai.
B. MACAM-MACAM SISTEM EFI
   Sistem EFI dirancang untuk mengukur jumlah udara yang diisap dan mengontrol penginjeksian bahan bakar yang sesuai. Besar udara yang diisap diukur langsung berdasarkan tekanan di intake manipold atau jumlah udara di airflow meter.
 1. Tipe D-EFI
Mengukur udara yang masuk berdasarkan tekanan dalam intake maniFold.
2. Tipe L-EFI
Dalam sistem L-EFI, airflow meter langsung mengukur jumlah udara yang mengalir melalui intake manipold sehingga data yang dihasilkan lebih akurat. Dewasa ini, pada kendaraan EFI tipe L-EFI lebih banyak digunakan.
C. SUSUNAN DASAR SISTEM EFI
Sistem EFI secara umum dapat dibagi menjadi tiga sistem fungsi, yaitu :
  1. sistem control udara masuk ( Air Induction System )
  2. sistem distribusi bensin ( Fuel Delivery System )
  3. sistem control elektronik ( Electronic Control System )
Skema gambar susunan dasar EFI adalah :



 
D. SISTEM INDUKSI UDARA  ( AIR INDUCTION SYSTEM )
Udara bersih dari saringan udara masuk ke airflow meter dengan membuka measuring plate, besar pembukaan ini bergantung pada kecepatan aliran udara yang masuk ke intake chamber yang dipengaruhi oleh lebar  throttle terbuka.


1. Skema gambar diagram udara  masuk tipe D-EFI.




2. Skema gambar diagram  udara masuk tipe L-EFI
 
E. NAMA KOMPONEN DAN FUNGSI  SISTEM EFI 
1. Throttle body

     Therottle body Merupakan komponen sistem kontrol udara sebagai saluran utama yang dilalui oleh udara, sebelum masuk ke intake manipold. 
 Di dalam throttle body ini terdapat :
  • Throttle valve
  • TPS (Throttle Position Sensor)
  • IAC ( Idle Air Control )
  • FIAC ( Fast Idle Air Control )
  • ISAS ( Idle Speed Adjusting Screw ) 
Gambar : Throttle Body
2. Throttle Position Sensor
    Throttle Position Sensor berfungsi mendeteksi sudut pembukaan throttle valve. TPS dihubungkan langsung dengan sumbu throttle valve, jika throttle valve bergerak, TPS akan mendeteksi perubahan pembukaan throttle valve. Selanjutnya dengan menggunakan tahanan geser, perubahan tahanan ini dikirim ke ECU sebagai input untuk koreksi rasio udara dan bensin.
 
Gambar : Throttle Position Sensor
3. Intake Air Temperatur
     Sensor temperatur udara masuk ini biasa terpasang pada air cleaner atau hose antara air cleaner dengan throttle body. Sensor temperatur udara masuk ini berupa thermistor dengan bahan semikonduktor yang mempunyai sifat semakin panas temperatur maka nilai tahanannya semakin kecil.
 Gambar : Intake Air Temperatur
4. Air Flow Meter
  
     MAF (Massa Air Flow Meter) salah satu jenis sensor dengan tipe measuring plate, yang terdiri atas plat pengukur, pegas pengembali, dan potensiometer.
Udara yang masuk ke intake air chamber akan dideteksi dengan gerakan membuka dan menutup plat pengukur. Plat pengukur ini ditahan oleh sebuah pegas pengembali. Plat pengukur dan potensiometer  bergerak pada poros yang sama  sehingga sudut membuka plat pengukur ini akan diubah nilai tahanan potensiometer. Variasi nilai tahanan ini akan dirbah menjadi output voltage sensor ke ECM sebagai dasar untuk menentukan jumlah udara yang masuk ke intake air chamber.

 Gambar : Air Flow Meter posisi menutup

 Gambar : Air Flow Meter posisi membuka
5. Fast Idle Air Control  
      Fast idle air control terbuat dari thermo wax yang bekerjanya sesuai dengan temperatur mesin. Bila temperatur masih dingin, thermo wax belum mengembang sehingga jumlah udara yang masuk melalui saluran bypass menjadi lebih banyak. Saat temperatur mesin panas, thermo wax akan mengembang sehingga saluran bypass akan menyempit. Jumlah udara yang masuk menjadi berkurang, putaran mesin ke putaran idle
  Gambar : Fast idle air control  (Dingin)






                                           Gambar : Fast idle air control Posisi (Panas)



F. SISTEM BAHAN BAKAR (Fuel System)


   Perbedaan paling mendasar antara sistem karburator dengan sistem injeksi pada suplai system bahan bakar adalah  pada sistem injeksi, suplai bahan bakar dari tangki bensin ke ruang bakar dikontrol secara elektronik oleh ECM, sedangkan pada sistem carburator, suplai bensin dari tangki ke ruang bakar masih dikontrol oleh kunci kontak.
Komponen utama dari fuel delivery system adalah :
  1. Fuel pump
  2. Fuel filter
  3. Fuel pressure regulator
  4. Pulsation dumper
  5. Injector
Diagram system bahan bakar EFI




KOMPONEN SISTEM BAHAN BAKAR 


1. Fuel Pump

      Pada semua tipe mesin dengan injeksi, penempatan pompa bensin selalu ada di dalam tangki bensin. Tipe yang digunakan adalah elektrik dengan motor listrik. Pompa terdiri atas motor, pompa itu sendiri, check valve, relief valve dan filter yang diletakkan di saluran masuk pompa.




2. Fuel Filter

     Fuel Filter berfungsi menyaring kotoran–kotoran dan partikel asing lainnya dari bensin supaya tidak masuk ke injektor. Fuel filterdipasangkan pada saluran tekanan tinggi dari fuel pump. Fuel filter ada yang diletakkan di luar tangki bensin, ada juga yang diletakkan di dalam tangki bensin.


3. Fuel Pressure Regulator


  • Fuel Pressure Regulator berfungsi mengatur tekanan bensin yang ke injector – injector. Jumlah injeksi bensin dikontrol sesuai lama signal yang diberikan ECU ke injector. Oleh karena itu tekanan tetap pada injektor harus dipertahankan.
  • Karena adanya perubahan tekanan pada bensin (injeksi bensin oleh injector) dan variasi perubahan vacuum intake manifold, jumlah bensin yang diinjeksikan sedkit berubah sekalipun signal injeksi dan tekanan bensin tetap. Oleh karena itu, agar jumlah injeksinya tepat, tekanan bensin harus dipertahankan pada 2,1 ~ 2,6 kg/cm2


4. Pulsation Damper



Pulsation damper terpasang pada delivery pipe berfungsi menyerap variasi tekanan bensin yang diakibatkan perubahan kevakuman intake manifold dan penginjeksian bensin oleh injector untuk membantu mempertahankan tekanan bensin pada 2,1–2,6 kg/cm2 di dalam pipa pembagi (delivery pipe)


5. Injector



Injektor adalah nosel electromagnet yang bekerjanya dikontrol oleh ECU untuk menginjeksikan bensin ke intake manifold. Injektor dipasangkan di ujung intake manifold dekat intake port(lubang pemasukan) dan dijamin oleh delivery pipe.



G. SISTEM PENGONTROL ELEKTRONIK (ELECTRONIC CONTROL SYSTEM)
    Selain ECU yang berfungsi untuk mengontrol  besar penginjeksian bensin dan seluruh aktivitas elektronik, pada mesin terdapat pula sensor – sensor selain yang sudah dijelaskan di atas yang berfungsi sebagai sistem koreksi air fuel ratio dan juga sebagai ignition control system. Sensor – sensor yang dimaksud akan dijelaskan bersama dengan electronic control system yang juga akan membahas lebih detail kerja daripada ECU.
Sensor-sensor itu adalah :


  1. ECT ( Electronic Control Temperature )
  2. TPS  ( Throttle Position Sensor )
  3. VSS ( Vehicle Speed Sensor )
  4. CMP (Camshaft Position Sensor )
  5. CKP ( Crankshaft Position Sensor )
  6. Oxygen Sensor


NAMA KOMPONEN DAN FUNGSI  SISTEM PENGONTROL ELEKTRONIK 

1. ECT (Electronic Control Temperature)





     ECT terbuat dari thermistor, yaitu sebuah variable resistor yang dipengaruhi oleh temperatur. Kerja ECT sama dengan IAT, hanya fungsi pendeteksiannya yang berbeda. ECT berfungsi mendeteksi temperatur air pendingin mesin sebagai input ECM untuk mengoreksi besar penginjeksian bensin pada injector. ECT juga berfungsi sebagai kontrol temperatur air pendingin mesin kepada pengemudi melalui temperature gauge pada instrument panel.


2. TPS  (Throttle Position Sensor)




Throttle Position Sensor (TPS) dihubungkan dengan throttle valve shaft pada throttle bodyuntuk mendeteksi pembukaan throttle valve.


3. VSS (Vehicle Speed Sensor)




    Sensor ini dipasangkan pada transmisi dan digerakkan oleh driver gear poros output. Jenis VSS yang digunakan adalah tipe MRE ( Magnetic Resistance Element ). Signal yang dihasilkan oleh VSS berupa gelombang bolak – balik, oleh komparator (yang terdapat di speed sensor pada panel instrument) gelombang bolak – balik tersebut dirubah menjadi sinyal digital yang kemudian dikirim ke ECU.




    4. CMP (Camshaft Position Sensor)






    • CMP sensor terdiri atas komponen elektronik yang terdapat  di dalam sensor case dan tidak dapat distel maupun diperbaiki. Sensor ini mendeteksi posisi piston pada langkah kompresi melalui putaran signal rotor yang diputar langsung oleh camshaft  untuk mengetahui posisi pembukaan dan penutupan intake dan exhaust valve.
    • Signal digital dari CMP ini, oleh ECU digunakan untuk memproses kerja dari sistem EFI bersama-sama dengan signal dari sensor CKP.

5. CKP ( Crankshaft Position Sensor )

  • CKP terdiri dari magnit dan coil yang ditempatkan di bagian bawah timing belt pulley atau dibelakang V-belt pulley. Saat mesin berputar CKP menghasilkan pulsa tegangan listrik.
  • Sensor CKP digunakan sebagai sensor utama untuk mendeteksi putaran mesin, output signal dari CKP sensor dikirim ke ECU untuk menentukan besar basic injection volume.
  • Selain digunakan untuk mendeteksi putaran mesin, sensor CKP juga digunakan sebagai sensor utama sistem pengapian. Output signal dari sensor CKP digunakan ECU untuk menentukan ignition timing.

6. Oxygen Sensor

  • Sensor O2 dipasangkan di exhaust manifold yang berfungsi untuk mendeteksi konsentrasi oksigen pada gas buang kendaraan, menghitung perbandingan udara dan bensin, dan menginformasikan hasilnya pada ECU.
  • Bila kadar oksigen pada gas buang tinggi, ECU akan menyimpulkan bahwa campuran terlalu kurus (lebih banyak udaranya)
  • Bila kadar oksigen pada gas buang rendah, ECU akan menyimpulkan bahwa campuran terlalu gemuk (lebih banyak bensinnya ).
Read More

Cara Merwat AC Mobil

A.  Merawat AC Mobil
 
Air Conditioner (AC) pernah jadi barang mewah yang hanya ada di mobil-mobil mahal. Kini sangat jarang mendapatkan mobil baru yang tidak dilengkapi AC. Merawat AC sebaiknya dilakukan teknisi profesional dan anda cukup menikmatinya. Yang perlu dilakukan adalah mengetahui gejala-gejala malfungsi yang perlu diperhatikan.

1. Bau Busuk dari AC
Ini disebabkan bakteri, micro-organisme, jamur yang menumpuk di sekitar kisi-kisi AC di dashboard. Untuk meghilangkan bau mengganggu itu, bersihkan bakteri itu dengan anti-bacterial treatments. Ketika jamur bersih, udara yang disemprotkan AC segar lagi.
 
2. AC Kurang Dingin
Cobalah periksa bagian saluran pipanya, evaporator, atau kondensornya, siapa tahu sumber masalahnya terletak pada bagian itu.

Jika menemukan cairan atau kotoran yang melekat pada saluran pipa AC mobil, cairan/kotoran itu bisa jadi berasal dari refrigerant AC yang bocor.
Read More

Sistem Kelistrikan Body

Definisi Sistem Kelistrikan Body :

Sistem kelistrikan body adalah instalasi dari berbagai rangkaian penerangan pada kendaraan. Rangkaian sistem kelistrikan body tersebut, antara lain sistem penerangan lampu kepala, lampu kota, lampu tanda belok, lampu hazzard, lampu plat nomor, lampu rem, dan lampu mundur.

Gambar 2. Komponen kelistrikan body

Fungsi Sistem Kelistrikan Body 
 
Fungsi sistem kelistrikan body adalah sebagai penerangan pada kendaraan untuk memberikan tanda-tanda kepada pengendara lain pada saat akan membelok maupun akan berhenti sehingga pengendara akan aman dari kecelakaan. selain itu, juga untuk memberikan indikator pada pengendara contoh lampu tanda belok ke kanan ataupun kiri sudah menyala, kondisi bahan bakar masih banyak atau sudah habis dan lain-lain.

Read More

Foto Modifikasi Toyota Avanza

Siapa yang tak kenal Toyota Avanza, Mobil keluarga yang sangat baik dalam penjualanya. Selain mobil keluarga Toyota Avanza juga sangat baik dalam dunia modifikasi. Berikut ini kumpulan Modifikasi Toyota Avanza :

Read More

Kenapa Mobil Mesin Injeksi Lebih Boros ?


Mobil-mobil sekarang kebanyakan sudah memakai sistem injeksi. Komponen injeksi ini sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Dengan rutin perawatan dan settingan yang pas, maka mobil akan irit. Biar bagaimanapun, konsumsi bahan bakar bergantung dari sistem pasokannya.
Apabila sistem injeksi bermasalah, performa mesin ikut drop. Parahnya lagi penyakit ini akan merembet ke bagian lain bak virus ganas. Otomatis konsumsi ikut boros. Berikut beberapa komponen yang bisa menjadi andil bahaya perusak komponen yang mengganggu iritnya konsumsi BBM.
Read More

Tuesday, November 12, 2013

Kunjungan ke Japan Education Fair 2013

Hari minggu tanggal 27 Oktober kemarin saya berkesempatan lagi mengunjungi event yang ada hubungannya tentang Jepang. Kali ini event tahunan yang dia adakan pemerintah Jepang, yaitu Japan Education Fair di Tahun 2013 yg diadakan di JCC. Pameran pendidikan ini memberikan berbagai informasi mengenai beasiswa dari pemerintah Jepang (Mangkubusho/MEXT), penjelasan umum mengenai pendidikan di Jepang, konsultasi pendidikan dari berbagai Universitas di Jepang, pengalaman budaya dari para alumni yang pernah belajar di Jepang, dan pengenalan budaya di Jepang. Semuanya di peruntukan untuk para pengunjung yang berminat melanjutkan studi di Jepang dari berbagai jenjang baik sarjana, master, ataupun doktor. Saya memang sangat berminat untuk melanjutkan ke Jepang, baik study maupun kerja^^

Saya berangkat dari Garut hari sabtu malam, bersama teman saya yang bernama Hasby. Dia juga punya cita-cita untuk melanjutkan sekolah ke Jepang. Sampai di Ps. Rebo sekitar jam 7 pm. Langsung lanjut ke Kebon Jeruk menggunakan Busway (Hemat :p) untuk ke kosan sodara saya, namanya Henrik. Pastinya mau numpang tidur :p hahaa. Kita janjian di stadion GBK. Sekalian cuci mata dulu disana, kebetulan pas kemaren saat saya kesana, lagi ada bnyak banget event, jadi banyak juga sesuatu yg indahnya hahaha. Akhirnya, sekitar jam 9.30 pm sodara saya datang menjemput, tanpa lama2 kita langsung berangkat. Agak lelah juga, dan juga Manchester United akan bertanding jam 10 pm. Sampai di kosan, nonton Manchester United sampai jam 00.30 am, cari makan keluar, langsung tidur deh.
Read More

© Story Of My Life, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena